Hari sudah gelap, dan Surya baru pulang dari rumah temannya. Di jalan Surya sangat ketakutan, dan seketika ada yang berbunyi di balik semak - semak, Surya semakin ketakutan, yang di belakang semak - semak pun keluar, dan ternyata hanyalah seekor kucing. Tidak lama kemudian, Surya merasa di ikuti seseorang, orang itu semakin mendekat, dan memegang pundak Surya, dan Surya pun lari ketakutan. Padahal itu temannya sendiri yang ingin mengantarnya pulang, karna ia tau Surya sangat lah penakut.
Keesokan hari nya, temannya yang bernama Boy mencari Surya, Boy heran melihat Surya di kampus. Surya terlihat pucat dan semakin ketakutan, Boy bertanya "Kenapa loe sur?" Surya melihat sambil ketakutan "Malam tadi, ada orang yang ngikutin gue!" Kata Surya. Boy tertawa, "Itu kan gue, gue mau nemenin loe, loe nya malah kabur." Kata Boy, Surya kesal dan pergi. Padahal Boy emang berniat untuk menakuti Surya, karena Boy tau Surya lelaki penakut.
Sewaktu Surya di rumah, Surya merasa ada yang melihatnya dari jendela, dan Surya sangat ketakutan, Surya pun menelfon Boy untuk datang ke rumahnya. Sewaktu Surya menelfon, handphone pun berbunyi di luar rumahnya, lalu Surya menghampiri suara itu, ternyata yang menakutinya itu temannya sendiri, Surya heran, Surya bingung, dan Surya pun kecewa saat dia tau teman dekat nya yang selalu menakutinya. "Apa maksud loe?" Apa itu lucu?" Kata Surya, Boy ketawa terbahak bahak "Gue ngelakuin ini, karna gue benci sama loe! Loe cuma mikir diri sendiri, loe datang ke gue, saat loe lagi butuh doang! Saat gue butuh, loe kemana, hah! Gue benci banget sama loe! Iya, emang bener, yang ngikutin loe, yang nakutin loe, itu semua gue yang lakuin." Surya hanya diam, dan Boy pergi meninggalkan Surya.
Surya masuk ke dalam rumah, dan merenung di dalam kamar. Surya tidak tau harus bagaimana lagi, Surya bingung, Surya menyesal, karena dia tidak mau menolong Boy saat dia membutuhkan. Dan tiba - tiba handphone berdering, ada no. asing yang menelfon Surya, lalu Surya mengangkat telfon. "Hallo! Siapa ya?" Kata Surya, dan orang itu menjawab "Ini bener temannya Boy? Saya dari pihak rumah sakit. Dan saya ungin membritahu kalau teman anda yang bernama Boy meninggal, di karenakan kecelakaan." Surya kaget, Surya menangis karena dia belum sempat minta maaf sama Boy.
Surya tebangung dari mimpinya, dan dia legah karena semua itu hanya mimpi.
~JANGANLAH KAU BERFIKIR UNTUK DIRI SENDIRI, DAN JANGANLAH ENGKAU DATANG DI SAAT MEMERLUKAN BANTUAN SAJA~



0 comentários:
Posting Komentar